Asian Summer Program di Kampus Awa

16 mei 2016

Robert Gosal (Informatika UK Petra) dan Cindy Monica (SIB UK Petra), merupakan salah satu peserta Asian Summer Program di Kampus Awa tahun 2015 dari Indonesia.

Kegiatan Asian Summer Program tahun 2015 kemarin diadakan di Jepang dengan Josai Unviersity sebagai tuan rumah. Pada tahun ini, kegiatan ASP (Asian Summer Program) dibagi menjadi 3 area dimana Josai University yang memang memiliki 3 kampus di setiap daerah, dan salah satunya adalah Josai University di kota Amogawa. Cindy dan Robert mendapat kesempatan untuk mengikuti kegiatan ASP di Kampus Awa. Tidak hanya mereka yang menjadi perwakilan dari Negara Indonesia, tetapi ada juga yang perwakilan dari Korea Selatan (Dongseo University), Thailand (Bangkok University), Bangladesh (Daffodil International University), Malaysia (UNIMAP), Lithuania, serta perwakilan dari Jepang sendiri.

Kegiatan ASP diadakan sebagai bentuk kerjasama dari beberapa kampus yang berasal dari beberapa Negara dengan bentuk adanya pertukaran budaya dan pembelajaran yang berasal dari setiap kampus. Disana, mereka mendapat kesempatan untuk mengikuti beberapa kelas yang cukup menarik seperti wine studies, dimana di kelas ini mereka diajari untuk mengetahui cara minum wine secara professional, mengenal lebih dalam mengenai wine sebagai salah satu bentuk seni, dan bagaimana mengenali jenis wine dengan menggunakan indra penglihatan, penciuman, dan indra perasa. Kelas ini diajarkan langsung oleh dosen dari Bangkok University, Miss Songwad. Yang menarik dari kelas ini, mereka benar-benar diberi kesempatan untuk mencicipi setiap wine yang telah dibawa oleh Miss Songwad dan pada kelas terakhir, mereka diberi tugas untuk melakukan presentasi simulasi restoran, dimana setiap kelompok diberi tugas untuk benar-benar menuangkan wine dan menyajikan makanan yang dianggap cocok untuk dimakan bersama dengan wine yang telah dituangkan. Setiap kelompok dibagi tema berdasarkan dari jenis wine. Selain itu, kelas lain yang mereka ikuti adalah kelas Global Perspectives of Tourism Destination Marketing dimana disini mereka belajar untuk mengenal lebih dalam kebudayaan dan ekonomi dari beberapa Negara dari sudut pandang sebagai obyek wisata. Di kelas ini, pengajaran tidak hanya dilakukan dalam bentuk kelas biasa saja, melainkan mereka disuruh untuk memberikan presentasi mengenai obyek wisata yang terdapat di Negara tempat mereka berasal. Saya dan teman-teman sangat antusias dalam mendengarkan presentasi tersebut karena mereka menjadi mengenal lebih dalam bahwa ternyata di setiap Negara, tidak hanya seperti apa yang mereka bayangkan melainkan Negara-negara tersebut juga memiliki obyek wisata yang menarik dan sangat mengundang untuk dikunjungi. Kelas ini diajar langsung oleh dosen dari Josai University, Mr Takamura.  Selain dari kedua kelas, tersebut masih terdapat beberapa kelas lain yang tidak kalah  menariknya mulai dari Culture of South Korea, Indonesia Architecture Heritage, dan kelas Japanese Culture and Languange, dan lain-lain.

Kegiatan ASP tidak hanya diadakan dalam bentuk kelas saja, melainkan peserta ASP juga diajak berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan kultur budaya Jepang, mulai dari upacara minum the tradisional dimana pada kegiatan ini mereka diajarkan untuk minum teh tradisional yang memiliki alur proses. Nilai lain yang mereka dapat dari kegiatan ini bahwa kita diajarkan dapat mengontrol diri sendiri untuk dapat lebih bersabar. Kemudian ada juga kegiatan memakai baju tradisional Jepang, yaitu kimono dan yang menarik adalah kita dapat untuk membawa pulang kimono yang telah kita gunakan tersebut. Bahkan mereka dan teman-teman kampus Awa akhirnya menggunakan kimono tersebut untuk mendatangi festival daerah di Kota Amogawa. Selain itu, program ASP juga mengajak peserta ASP untuk jalan-jalan ke Tokyo dan mengunjungi tempat-tempat wisata di Tokyo.

Kegiatan ASP dapat diikuti oleh mulai dari mahasiswa semester 3. Bahkan sebagai bentuk kerjasama, Universitas Kristen Petra juga menyediakan beasiswa yang dapat membantu mengurangi biaya dalam mengikuti kegiatan ASP ini. Beasiswa akan dapat diperoleh dengan syarat membuat essay dalam bahasa Inggris yang menjelaskan apa yang menjadi tujuan mengikuti program ini dan mengapa kita layak untuk mendapat beasiswa tersebut. Disamping itu, kita akan dipanggil untuk mengikuti interview untuk mendapatkan dari beasiswa tersebut. Dan, terakhir adalah dari nilai dari tes TOEFL. Dengan 3 syarat utama dan beberapa syarat lainnya, maka kita sudah memiliki kesempatan untuk mendapat beasiswa untuk program ASP yang akan memberikan pengalaman yang tidak terlupakan.


Close